Romelu Lukaku Tak Terobsesi Sepatu Emas Liga Primer Inggris

 

Interbola.com - Pemain asal Belgia itu mengatakan dirinya bergabung ke Manchester United karena trofi EPL bukan status topskor.

 

Striker Manchester UnitedRomelu Lukakumenegaskan dirinya tidak terlalu berambisi meraih trofi Sepatu Emas Liga Primer Inggris 2018/19.

Lukaku menilai keberhasilan Setan Merah meraih gelar juara EPL jauh lebih penting daripada kesuksesan dirinya secara pribadi.

 

"Anda selalu bersaing setiap tahun melawan Sergio Aguero dan Harry Kane, dan Mohamed Salah tahun ini," ujar pemain tim nasional Belgia itu.

 

"Anda akan selalu memikirkan Sepatu Emas, jika Anda seorang striker.

 

"Tetapi, sementara saya ingin mencetak gol sebanyak mungkin, saya juga ingin memenangkan gelar juara liga. Karena itulah saya bergabung dengan Manchester United."

 

Saat ini, Setan Merah masih dalam posisi kurang bagus, berada di posisi delapan klasemen sementara EPL setelah menelan dua kekalahan beruntun pada pekan kedua dan ketiga.

 

Di Balik Tangisan Cristiano Ronaldo

 

Interbola.com - Federico Bernardeschi mengungkap alasan mengapa Cristiano Ronaldo tampak begitu frustrasi hingga menangis, usai dikartu merah melawan Valencia.

 

Satu momen memilukan hadir dalam proses kemenangan Juventus atas Valencia lewat skor 2-0, pada matchday perdana Grup H Liga Champions, Kamis (20/9) dini hari WIB.

 

Megabintang Juve, Cristiano Ronaldo, tampak menjerit frustrasi hingga dibuat menangis setelah mendapat kartu merah dari wasit pemimpin laga, Felix Brych, di menit ke-29. Di dituduh telah menjambak rambut bek Valencia, Jeison Murillo.

 

Rekan setim Ronaldo, Federico Bernardeschi, lantas mengungkap mengapa pesepakbola terbaik dunia lima kali itu bisa sangat emosional atas kartu merah yang diterimanya.

 

"Bagi saya, keputusan tersebut bukanlah yang terbaik, namun jika itu yang dilihat oleh wasit, apalagi yang bisa kami lakukan?" buka Bernardeschi, seperti dikutip Tuttosport.

 

"Kami tahu betapa besar hasrat Ronaldo untuk tampil mengesankan malam ini. Dia sudah melakukan persiapan besar dan membantu kami untuk menang dalam duel perdana di Liga Champions. 

 

"Saya merasa bersimpati dengannya sebab saya tahu betapa besar keinginannya, untuk memulai debut Liga Champions bersama Juve dengan kesan yang baik. Kemudian semya berjalan sebaliknya, tapi ketika dia kembali, Anda akan melihat siapa dia sebenarnya!" tegasnya.

Jordan Henderson Yakin Dapat Tempat Di Tim Inti Liverpool

Interbola.com - Henderson berharap bisa kembali mendapat kepercayaan bermain secara reguler.

 

Kapten Liverpool Jordan Henderson yakin dirinya akan memainkan peran yang signifikan pada musim ini.

 

Henderson melakukan comeback yang telat dibandingkan sebagian besar rekan-rekannya setelah memperkuat timnas Inggris di Piala Dunia 2018. Akibatnya, ia hanya bermain 154 menit dalam satu starter dan empat cadangan di awal musim ini.

 

Dengan kondisi itu, Henderson tampak frustrasi. Meski begitu, ia berharap bisa kembali mendapatkan tempat di tim inti The Reds.

 

"Saya comeback lebih telat dibandingkan pemain-pemain lain, jadi saya tidak menduga bisa langsung kembali [masuk ke dalam tim]," ujar Henderson kepada wartawan jelang pertandingan lawan Paris Saint-Germain di Liga Champions.

 

"Para pemain telah bekerja keras di sepanjang pramusim. Anda bisa melihat keuntungan yang didapat dengan bagaimana kondisi fit mereka, ritme yang mereka dapatkan dalam bermain."

 

"Mereka fantastis, memenangkan pertandingan, jadi wajar buat saya kalau saya tidak bermain. Saya bisa menerima itu."

 

"Itu berarti saya harus tetap bekerja keras, tetap berkembang, dan mengambil peluang saya ketika datang."

 

"Saya sepenuhnya hormat kepada para pemain di sekitar saya, bagaimana bagusnya mereka bermain, demikian halnya manajer. Ia selalu memutuskan dan ia selalu tepat."

 

"Pada dasarnya, saya menggunakan periode ini untuk memulihkan badan saya, menyegarkan pikiran saya. Musim lalu panjang, terutama dengan Piala Dunia, dan ini akan menjadi musim yang panjang lagi dengan banyak pertandingan, jadi saya perlu memastikan kalau saya siap."

 

"Saya yakin pemain-pemain yang tidak banyak bermain seprti yang mereka inginkan sejauh ini akan memiliki dampak yang besar dalam beberapa bulan ke depan karena jumlah pertandingan yang banyak."

Joe Gomez: Liverpool Selalu Targetkan Kemenangan Telak

 

Interbola.com - Di klaim bek Liverpool ini, salah satu karakter tim top adalah tidak pernah puas dan selalu bekerja keras.

 

Joe Gomez menebar ancaman pada rival Liverpool dengan menyebut the Reds selalu membidik kemenangan telak di setiap pertandingan. 

 

Dengan filosofi sepakbola menyerang yang diusung Jurgen Klopp, belakangan Liverpool memang selalu diguyur gol. 

 

Ketajaman Liverpool pada musim ini diimbangi dengan semakin kukuhnya lini pertahanan tim yang dipimpin oleh Virgil van Dijk ditambah tambahan tenaga dari kiper anyar Alisson Becker.

 

"Sebagai tim, kami mengawali musim dengan baik. Jika Anda pada musim panas lalu mengatakan kami akan menang di enam laga awal, saya akan menggigit Anda untuk membatalkan prediksi," kata Gomez di laman resmi klub setelah Liverpool menang 3-2 atas Paris Saint-Germain. 

 

"Sejauh ini jadi pengalaman menyenangkan bagi kami tetapi tim harus melanjutkan kerja keras dan berkembang."

 

"Itulah yang dilakukan oleh tim papan atas, tidak pernah puas. Kami harus melanjutkan tren positif dan menggempur lawan setiap pekannya. Kami ingin menang dengan selisih gol sebesar mungkin."

 

"Liverpool punya banyak karakter di kamar ganti yang memastikan tidak satu pun dari kami yang beristirahat. Ada Hendo, Millie dan banyak lainnya yang menjaga prinsip dan kerja keras tim."

 

"Kami sudah menaklukkan PSG, kami berhasil meraih kemenangan dan sekarang membidik yang berikutnya. Setiap laga Liga Primer sangat penting dengan tiga poin sebagai taruhan dan kami ingin mendapatkannya."

Antoine Griezmann: Saya Setara Lionel Messi & Cristiano Ronaldo

 

Interbola.com - Griezmann kecewa dengan nominasi Pemain Terbaik FIFA dan mengaku dirinya ada di level yang sama dengan Messi dan Ronaldo.

 

Antoine Griezmann kembali menyampaikan kekecewaannya terhadap nominasi Pemain Terbaik FIFA. Bintang Prancis itu turut menyamakan dirinya dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

 

Mohamed Salah, Cristiano Ronaldo, dan Luka Modric dipastikan jadi finalis peraih gelar Pemain Terbaik FIFA. Ironisnya, tak ada satu pun perwakilan timnas Prancis sebagai juara Piala Dunia 2018.

 

"Ini adalah trofi FIFA dan sangat disayangkan tak ada juara dunia yang disebut. Kami melalui Piala Dunia yang hebat dan segenap tim pantas mendapat penghargaan. Mbappe, Varane, atau saya, tapi memang seperti itulah," kata Grizou.

 

"Saya pikir Ballon d'Or punya prestis lebih dan sejarah. Masih ada tiga bulan lagi untuk memberikan segalanya."

 

"Sudah jelas saya adalah pemain yang berbeda dengan Cristiano Ronaldo, Messi, Neymar, atau Mbappe. Saya ada di puncak, tapi saya masih bisa berkembang. Saya ingin menjadi sekomplet mungkin. Saya takkan mencetak 50 gol, tapi saya selalu membantu serangan dan bekerja untuk tim."

 

"Saya pikir saya sudah duduk di level Messi dan Cristiano. Dan saya tahu pemain lain akan datang. Apa yang terlihat adalah gambaran bahwa saya menikmatinya, tapi saya juga tahu saya bisa lebih baik."

 

 

"Saya ingin berkembang, saya ingin menang, dan saya ingin terus seperti ini, bermain dengan cara ini," tandasnya.

Atletico akan menghadapi Monaco dalam laga fase grup Liga Champions tengah pekan ini.

Facebook Page